Tito


JAKARTA--MI: Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahwa lembaga negara sepakat untuk tidak mengarah kepada pemakzulan menandakan Presiden mulai khawatir terhadap kursi kekuasaannya.

"Seharusnya Presiden jangan mengungkapkan permasalahan ini," ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Ma'arif di Jakarta, Jumat (22/1).

Presiden harusnya cukup berpikir soal pemerintahan. Asalkan pemerintahan berjalan lurus, maka tidak perlu ada pemakzulan. "Masak Presiden tidak percaya 62% dari dukungan yang memilihnya. Cukup penuhi janji pemilu saja," ujarnya.

Kekhawatiran ini dinilai berlebihan. Sebagai presiden, SBY harusnya tidak mudah khawatir. "Negeri ini seperti kampung tak bertuan jadinya," ungkapnya.

Sikap ini menunjukkan SBY bukan pemimpin yang berbakat. "Karena pemimpin yang berbakat tidak mudah oleng," sambungnya. (AO/OL-06)

0 comments:

Post a Comment

 

Template by NdyTeeN